Kabar Terbaru · 30 September 2026

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, HIPMI Pangandaran Rangkul Stakeholders Bahas Konektivitas Wisata

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, HIPMI Pangandaran Rangkul Stakeholders Bahas Konektivitas Wisata

BPC HIPMI Pangandaran berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pangandaran merangkul pemangku kepentingan (stakeholders) dari sektor perhotelan, transportasi, dan perbankan untuk membahas pentingnya konektivitas wisata. Langkah strategis ini ditempuh guna memperkuat pertumbuhan perekonomian daerah yang berbasis pada sektor pariwisata.

Melalui wadah Focus Group Discussion (FGD), pertemuan ini bertujuan melakukan evaluasi komprehensif terhadap aksesibilitas dan jaringan transportasi menuju serta di dalam kawasan wisata Pangandaran. Keterlibatan sektor perhotelan, perbankan, dan transportasi dinilai vital untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang saling terintegrasi.

Ketua BPC HIPMI Pangandaran, Cinky Priyanto, menyampaikan bahwa konektivitas wisata bukan sekadar ketersediaan moda transportasi, melainkan mencakup kemudahan akses sarana pendukung dan sistem pembayaran yang adaptif.

“Konektivitas adalah salah satu kunci untuk menggerakkan pariwisata Pangandaran. Karena itu, HIPMI hadir sebagai jembatan antara pemerintah, investor, dan dunia usaha untuk mendorong lahirnya model kerja sama angkutan wisata yang implementatif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta daerah,” pungkas Cinky.

Ia menambahkan bahwa destinasi yang menarik tidaklah cukup tanpa didukung mobilitas wisatawan yang mudah, nyaman, dan terintegrasi dari satu titik ke titik lainnya. Oleh karena itu, HIPMI memandang pentingnya mempertemukan regulator dan pelaku usaha demi merumuskan model konektivitas angkutan wisata yang tepat.

“Kami berharap FGD ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi menghasilkan komitmen nyata dan model kerja sama yang implementatif, membuka ruang bagi investasi, sekaligus memberikan manfaat bagi perekonomian daerah. HIPMI siap menjadi salah satu penyangga kolaborasi tersebut dengan membuka akses ke dunia usaha,” tuturnya.

Bagi HIPMI, membangun konektivitas wisata pada hakikatnya adalah membangun ekosistem pariwisata yang lebih terintegrasi untuk membuka peluang ekonomi baru bagi Pangandaran. Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha perhotelan, dan lembaga keuangan diharapkan mampu memicu efisiensi mobilitas wisatawan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat lokal.

Perwakilan Dishub Pangandaran menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, hasil evaluasi bersama dalam FGD akan menjadi acuan penting untuk merumuskan kebijakan transportasi yang ramah wisatawan.

Di sisi lain, sektor perbankan menyatakan kesiapannya untuk menyokong ekosistem ini secara penuh. Kepala Cabang BJB Pangandaran, Ipan Gumilar, menilai bahwa kolaborasi lintas sektor melalui forum ini menjadi momentum yang sangat positif untuk menyatukan visi seluruh pihak.

“Dengan FGD ini, bagi kami acara ini sangat positif karena kita bisa duduk bersama di sini. Terkait pariwisata di Kabupaten Pangandaran ini sangat dinamis, sehingga butuh bantuan seluruh pihak—artinya dari para pengusaha hingga dinas terkait—supaya ke depannya kita bisa bersama-sama mencari solusi," ujar Ipan.

Ipan menegaskan komitmen lembaganya untuk menjadi motor penggerak dari sisi finansial guna mengakselerasi pertumbuhan kawasan wisata tersebut.

"Ke depannya, BJB sebagai mitra siap memberikan support, baik dari segi kemudahan pembiayaan maupun aspek pendukung lainnya. Kami sangat mendukung agar Pangandaran bisa lebih melesat lagi,” tambahnya.

Selaras dengan hal itu, pihak perhotelan juga menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan bagi para pelancong demi mengimbangi integrasi infrastruktur digital dan transportasi yang sedang digagas.

FGD ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat segera diimplementasikan. Melalui tata kelola konektivitas wisata yang terencana dan berkelanjutan, Pangandaran optimistis mampu memperkokoh daya saing destinasi wisatanya serta memulihkan roda perekonomian daerah secara merata.

Bagikan artikel ini: